Mahyeldi Lepas Jenazah Syaiful Bahri, Sehari Sebelumnya Masih Rapat - PalapaNews | Rujukan Informasi Sumbar
arrow_upward

Mahyeldi Lepas Jenazah Syaiful Bahri, Sehari Sebelumnya Masih Rapat

Sabtu, September 05, 2026, 14:39 WIB
Gubernur Mahyeldi Lepas Jenazah Kadis Kebudayaan Syaiful Bahri
PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melepas jenazah Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Syaiful Bahri dari Rumah Bagonjong Kantor Gubernur Sumbar menuju tempat peristirahatan terakhir, Sabtu (5/9/2026). Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan pejabat yang sehari sebelumnya masih aktif menjalankan tugas kedinasan tersebut.

Syaiful Bahri, S.P., M.M., bin Bahar Hamzah meninggal dunia pada usia 59 tahun sekitar pukul 04.00 WIB di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang putra, sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga di Andalas, Kota Padang.

Mahyeldi mengaku sangat terkejut menerima kabar wafatnya Syaiful Bahri. Pasalnya, hingga sehari sebelum meninggal dunia, almarhum masih beraktivitas dan mengikuti rapat membahas sejumlah agenda pemerintahan.

"Saya sendiri juga kaget. Setelah Subuh saya diberi tahu bahwa beliau meninggal jam 4 pagi tadi. Kemarin beliau masih beraktivitas dan masih ada rapat," kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan, selama ini dirinya tidak mengetahui adanya keluhan kesehatan serius yang dialami Syaiful Bahri. Informasi yang diterimanya, almarhum baru mengalami keluhan pada sore hari sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

"Selama ini tidak ada keluhan-keluhan yang kita ketahui. Sore kemarin, kalau tidak salah saat Magrib, beliau ada keluhan dan dibawa ke rumah sakit. Tidak berapa lama di rumah sakit, sampai jam 4 pagi beliau meninggalkan kita," ujarnya.

Menurut Mahyeldi, Syaiful Bahri telah memberikan kontribusi dalam pengembangan kebudayaan Sumbar meski baru sekitar dua tahun dipercaya memimpin Dinas Kebudayaan. Almarhum bahkan masih memiliki agenda mengevaluasi sejumlah perencanaan di Taman Budaya pada hari wafatnya.

"Walaupun baru menjabat, sudah banyak yang dilakukan Pak Saiful terkait dengan kebudayaan. Bahkan hari ini beliau merencanakan kegiatan untuk mengevaluasi perencanaan yang sedang kita lakukan di Taman Budaya," kata Mahyeldi.

Salah satu agenda yang dibahas Syaiful Bahri sehari sebelumnya berkaitan dengan rencana pembangunan gedung kebudayaan di kawasan Taman Budaya Sumbar. Mahyeldi menyebut aktivitas tersebut menjadi gambaran bagaimana almarhum tetap fokus menjalankan tugas hingga akhir masa pengabdiannya.

"Mudah-mudahan pengabdian beliau menjadi amal saleh bagi almarhum dan menjadi contoh bagi kita semua. Apa yang telah dihadirkan Pak Syaiful Bahri bisa menjadi bagian yang kita teladani dan memberikan dampak positif bagi kita yang ada sekarang," ujarnya.

Syaiful Bahri lahir di Padang, 19 Desember 1967. Ia mengawali karier sebagai CPNS pada 4 Juni 1998 dengan pangkat Penata Muda (III/a) dan mencapai pangkat terakhir Pembina Utama Madya (IV/d) pada 1 April 2024.

Dalam perjalanan kariernya, almarhum pernah menduduki sejumlah jabatan di Pemko Padang Panjang dan Pemko Padang, termasuk Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kota Padang Panjang serta Kepala Dinas Pertanian Kota Padang.

Sejak 21 November 2021, Syaiful Bahri mengabdikan diri di Pemprov Sumbar dalam sejumlah jabatan, antara lain Kepala Bidang Retribusi dan Pendapatan Lain, Kepala Dinas Pangan, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan. Sejak 2 Januari 2024, ia dipercaya sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar hingga akhir masa pengabdiannya. Almarhum merupakan lulusan Sarjana Pertanian dan meraih gelar Magister Manajemen (M.M.) dari Universitas Andalas. (adpsb/cen)


0 comments :