![]() |
| Bayu Agung Wibowo, S.Kom., M.CIO melalui PKA Angkatan VII Tahun 2026 |
Salah satu gagasan perubahan tersebut diwujudkan melalui aksi perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Tahun 2026 dengan judul “Optimalisasi Pengendalian Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Berbasis Platform Digital Terintegrasi dalam Mewujudkan Tata Kelola Satpol PP yang Efektif, Transparan dan Akuntabel pada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (SIP-TIBUM)”.
Gagasan perubahan ini disampaikan oleh Bayu Agung Wibowo, S.Kom., M.CIO, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat pada Satpol PP Prov Sumbar, Jumat (18 September 2026).
Menurut Bayu Agung Wibowo, Inovasi Sistem Informasi Pengendalian Tibumtranmas Terintegrasi (SIP-TIBUM) dikembangkan sebagai upaya menjawab kebutuhan organisasi terhadap pengelolaan informasi ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat yang cepat, akurat, terintegrasi dan terdokumentasi.
Bayu mengatakan, Pengelolaan laporan dan informasi yang sebelumnya masih dapat berlangsung melalui berbagai media komunikasi dan dokumentasi diarahkan untuk terintegrasi dalam satu platform digital sehingga proses pelaporan, pemantauan dan tindak lanjut dapat dilakukan secara lebih sistematis.
"SIP-TIBUM dirancang untuk mengintegrasikan sejumlah proses penting, mulai dari pengaduan masyarakat, pelaporan kegiatan patroli, pencatatan gangguan Tibumtranmas, verifikasi laporan, disposisi atau penugasan, tindak lanjut petugas, hingga monitoring oleh pimpinan," ungkapnya.
Tentunya, dengan adanya integrasi tersebut, informasi yang masuk dapat dikelola menjadi data yang terstruktur dan dapat digunakan sebagai bahan monitoring, evaluasi serta penyusunan laporan kinerja penyelenggaraan Tibumtranmas," ulasnya.
Salah satu komponen penting dalam inovasi ini adalah pengembangan dashboard monitoring yang memungkinkan informasi ditampilkan secara lebih informatif.
Dashboard dapat memuat data laporan, status penanganan, statistik kejadian serta informasi kinerja yang diperlukan untuk mendukung pemantauan. Pengembangan juga diarahkan pada pemanfaatan pemetaan berbasis GIS, sehingga sebaran gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di wilayah Sumatera Barat dapat divisualisasikan sebagai bagian dari penguatan pengelolaan informasi dan perencanaan operasional.
Selanjutnya, Bayu menjelaskan transformasi digital melalui SIP-TIBUM tidak sematamata berkaitan dengan pembangunan sebuah aplikasi, tetapi juga merupakan upaya
melakukan perubahan terhadap proses dan budaya kerja organisasi.
"SIP-TIBUM dirancang untuk memperkuat tata kelola, mempercepat arus informasi, meningkatkan kualitas data, serta mendukung pimpinan dalam melakukan monitoring dan pengambilan keputusan berbasis informasi yang terintegrasi," ujarnya.
Dalam implementasinya, SIP-TIBUM juga menempatkan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem informasi. Melalui mekanisme pengaduan digital, masyarakat dapat menyampaikan informasi mengenai kondisi atau gangguan yang berkaitan dengan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.
Laporan tersebut selanjutnya dapat melalui tahapan penerimaan, pemeriksaan kelengkapan, verifikasi, disposisi dan tindak lanjut sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan organisasi.
Pengembangan SIP-TIBUM dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan aspek tata kelola, regulasi, sumber daya manusia, standar operasional prosedur, basis data dan pengembangan teknologi.
Bayu menegaskan, bahwa Kolaborasi antara unsur pimpinan, bidang teknis, operator, tim teknologi informasi serta pemangku kepentingan terkait menjadi bagian penting dalam memastikan inovasi dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata terhadap pelaksanaan tugas Satpol PP Provinsi Sumatera Barat.
Melalui SIP-TIBUM, Satpol PP Provinsi Sumatera Barat diarahkan untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan membangun tata kelola Tibumtranmas yang berbasis data.
Bayu berharap Inovasi ini dapat menjadi instrumen penguatan koordinasi, monitoring dan akuntabilitas sekaligus mendukung terwujudnya Satpol PP Provinsi Sumatera Barat yang efektif, transparan, akuntabel dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
--------------
Bayu Agung Wibowo, S.Kom., M.CIO melalui PKA Angkatan VII Tahun 2026

0 comments :
Posting Komentar