Gubernur Sumbar Dukung Pembangunan Pesantren Idrisiyyah, Perkuat Generasi Muda dan Ekonomi Daerah - PalapaNews | Rujukan Informasi Sumbar
arrow_upward

Gubernur Sumbar Dukung Pembangunan Pesantren Idrisiyyah, Perkuat Generasi Muda dan Ekonomi Daerah

Sabtu, April 04, 2026, 19:38 WIB

Gubernur Sumbar Dukung Pembangunan Pesantren Idrisiyyah, Perkuat Generasi Muda dan Ekonomi Daerah


PARIAMAN – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Idrisiyyah Josal FC sekaligus penyerahan bantuan pertanian dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, yang digelar di Lapangan Bola Josal FC, Desa Cubadak Air Utara, Kota Pariaman, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, serta sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat.

Pembangunan pesantren yang diinisiasi oleh Anggota DPR RI, Arizal Aziz ini mengusung konsep pendidikan berbasis olahraga, khususnya sepak bola. Pesantren tersebut direncanakan memiliki empat lapangan sepak bola sebagai sarana pembinaan generasi muda.

Dalam sambutannya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menyampaikan bahwa kehadiran pesantren berbasis pendidikan dan olahraga ini diyakini mampu mendorong pembangunan desa sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Dengan dibangunnya pesantren ini, akan membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan pendidikan dan berbagai turnamen olahraga yang digelar nantinya tentu akan menggerakkan roda ekonomi di daerah ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan pesantren tersebut yang dinilai selaras dengan upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyambut baik dimulainya pembangunan Pondok Pesantren Idrisiyyah Josal FC tersebut. Menurutnya, pembangunan pesantren ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mewujudkan daerah yang religius dan berdaya saing.

Ia menekankan bahwa konsep pesantren berbasis pendidikan dan olahraga menjadi langkah strategis dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.

“Pendidikan yang dipadukan dengan kegiatan olahraga akan membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara fisik dan mental, sehingga mampu menjauhkan mereka dari hal-hal negatif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga menilai bahwa keberadaan fasilitas olahraga yang memadai di lingkungan pesantren akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi dari daerah, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi melalui penyelenggaraan berbagai event olahraga.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi dan dukungan atas dimulainya pembangunan pesantren tersebut. Ia berharap keberadaan pesantren ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pariaman.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap masyarakat, pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan pertanian oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, berupa 1.000 bibit kelapa, 1.000 bibit pinang, serta satu unit mesin penghancur padi kepada kelompok tani di Kota Pariaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Komisi XIII Arizal Aziz, Komisaris Utama Indah Grup, Wakil Wali Kota Padang Panjang, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Wakil Wali Kota Pariaman, Wakil Wali Kota Payakumbuh, serta masyarakat setempat.(rmz)

0 comments :