Sahur Tak Terduga untuk Penjual Es Tebu di Pariaman, Mahyeldi Datang Bawa Bantuan Bedah Rumah - PalapaNews | Rujukan Informasi Sumbar
arrow_upward

Sahur Tak Terduga untuk Penjual Es Tebu di Pariaman, Mahyeldi Datang Bawa Bantuan Bedah Rumah

Senin, Maret 16, 2026, 06:32 WIB
Gubernur datangi rumah tak layak huni warga di Kelurahan Jalan Kareta Api, Kecamatan Pariaman Tengah
PARIAMAN – Kejutan datang untuk Gasman (54), penjual es tebu yang tinggal di rumah kayu sederhana bersama istri dan enam anaknya di Kelurahan Jalan Kereta Api, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman. Senin (16/3/2026) dini hari, rumah yang sudah tampak rapuh itu tiba-tiba didatangi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang datang membawa bantuan bedah rumah sekaligus bersantap sahur bersama keluarga tersebut.

Suasana subuh mendadak ramai. Warga yang tengah bersiap sahur melihat rombongan gubernur datang ke rumah Gasman. Di dalam rumah kayu yang sederhana itu, Gasman tampak tak kuasa menahan haru ketika mengetahui rumahnya didatangi langsung orang nomor satu di Sumatera Barat.

Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi menyerahkan bantuan bedah rumah senilai Rp25 juta dari Baznas Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, Bank Nagari juga memberikan bantuan Rp2,5 juta secara tunai, disertai Al-Qur’an dan paket Ramadan. Bantuan tambahan juga datang dari anggota DPRD daerah setempat serta beberapa kepala dinas yang ikut hadir.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama Baznas Kota Pariaman, Baznas Provinsi, dan Ketua DPRD mengunjungi rumah Pak Gasman beserta anak-anak beliau,” ujar Mahyeldi.

Saat berbincang langsung dengan Gasman, Mahyeldi mengetahui bahwa pria tersebut sehari-hari bekerja sebagai penjual air tebu keliling. Demi mencukupi kebutuhan keluarga, ia sering berjualan di berbagai tempat keramaian, bahkan hingga ke Riau.

Rumah yang ditempati Gasman sendiri berdiri di atas tanah yang telah dihibahkan oleh keluarga sukunya. Namun kondisinya sudah banyak yang perlu diperbaiki.

“Di rumah ini tinggal suami istri dan enam anak. Kita lihat memang banyak bagian rumah yang perlu diperbaiki. Mudah-mudahan dengan bantuan ini beliau bisa tinggal di rumah yang lebih layak dan sehat,” kata Mahyeldi.

Gubernur juga mengaku tersentuh saat mendengar cerita tentang cita-cita anak-anak Gasman yang ingin menjadi tentara dan polisi.

“Anak-anak beliau punya cita-cita yang luar biasa. Mudah-mudahan dengan rumah yang lebih baik nanti bisa mendukung kesehatan mereka sehingga impian mereka bisa tercapai,” tambahnya.

Mahyeldi berharap proses pembangunan rumah tersebut dapat segera dilakukan oleh Baznas agar keluarga Gasman bisa segera menempati rumah yang lebih layak.

Sementara itu, Gasman tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas kunjungan gubernur ke rumahnya.

“Terima kasih banyak Pak Gubernur sudah datang ke rumah kami dan sahur bersama. Rumah kami memang sudah rapuh. Semoga bantuan ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala,” ujar Gasman dengan wajah penuh haru.

Lurah Jalan Kereta Api, Irfan, juga menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia menilai Gasman memang sangat layak menerima bantuan karena kondisi ekonominya yang terbatas.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Baznas yang telah memberikan perhatian kepada warga kami yang membutuhkan,” kata Irfan.

Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir langsung membantu masyarakat kecil.

Usai mengunjungi rumah Gasman, Mahyeldi melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Al-Hidayah, Desa Tanjung Sabar, Kecamatan Pariaman Utara.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga mengisi ceramah subuh dan menyerahkan bantuan untuk masjid senilai Rp25 juta, disertai penyerahan Al-Qur’an dan bantuan lainnya untuk mendukung kegiatan keagamaan di masjid tersebut.

Kunjungan itu menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga membawa bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. (adpsb/cen)

0 comments :