![]() |
| Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy Safari Ramadan Hingga Pedalaman Sijunjung berikan bantuan |
Kunjungan dipusatkan di Masjid Al-Mujahadah, Jorong Muaro Buan, Nagari Padang Tarok. Dalam kesempatan tersebut, Wagub menyerahkan bantuan untuk masjid senilai Rp50 juta dari Pemprov Sumbar, 40 Al-Qur’an, Rp10 juta dari Bank Nagari, serta Rp3 juta dari BAZNAS dan dukungan Bapenda Sumbar.
Bagi Pemprov Sumbar, kunjungan ke daerah perbatasan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara provinsi dan kabupaten.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merasa bangga bisa hadir, salat bersama dan berbuka puasa bersama masyarakat di Masjid Al-Mujahadah Padang Tarok,” kata Vasko.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pembangunan di Sumatera Barat tidak akan dilakukan secara pilih-pilih wilayah.
“Kami bersama Pak Gubernur berkomitmen membangun Sumatera Barat tanpa membeda-bedakan daerah. Termasuk Kabupaten Sijunjung akan kita perhatikan dan kita bangun bersama,” ujarnya.
Wagub juga menyoroti kondisi infrastruktur menuju Padang Tarok yang masih memerlukan perhatian, terutama akses jalan yang menjadi jalur utama masyarakat.
Menurutnya, pemerintah provinsi akan berupaya mendorong peningkatan jalan tersebut melalui dukungan anggaran pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung.
Namun ia mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan proses dan tidak bisa dilakukan secara instan.
“Membangun itu tidak bisa sendiri-sendiri. Harus basamo-samo antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Benny Dwifa Yuswir mengatakan Nagari Padang Tarok merupakan wilayah perbatasan yang secara geografis cukup jauh dari pusat kabupaten karena kondisi wilayah Sijunjung yang berjauhan antar nagari.
Ia menyebut akses jalan menuju kawasan tersebut memang masih menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah.
“Tadi Pak Wagub masuk dari Simpang Kamang dan merasakan langsung kondisi jalan yang cukup bergelombang. Itu sudah kita usulkan ke Kementerian PUPR dan saat ini menunggu dukungan anggaran,” kata Benny.
Selain persoalan infrastruktur, Kecamatan Kamang Baru juga dinilai memiliki potensi ekonomi cukup besar. Di kawasan tersebut telah berdiri sejumlah industri, termasuk pabrik kelapa sawit yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Sijunjung juga tengah menyiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas sekitar 50 megawatt di wilayah tersebut.
Jika proyek energi itu terwujud, pemerintah daerah meyakini keberadaannya akan menjadi daya tarik bagi investor yang membutuhkan pasokan energi besar untuk kegiatan industri.
“Kalau PLTS ini berdiri, tentu akan menjadi magnet bagi investor untuk berinvestasi di Kabupaten Sijunjung,” ujar Benny.
Safari Ramadan Pemprov Sumbar ke daerah perbatasan itu sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten. (adpsb/cen)

0 comments :
Posting Komentar